Bertrant Rossel, filsuf kenamaan dari negeri Inggris, sama seperti Einsten, membela mati-matian terwujudnya pemerintahan tunggal di atas dunia. Ia berkeyakinan bahwa tidak tewujudnya hal ini akan berakibat fatal yaitu kehancuran umat manusia sendiri. Lebih lanjut dia mengatakan: sekarang ini tidak begitu bermasalah dan berisiko jika pemerintahan tunggal dunia (adidaya) didirikan. Karena kemungkinan terjadinya perang yang menelan kerugian lebih dari sebelumnya, maka tiada jalan lain selain kita terima terbentuknya pemerintahan tunggal di jagad raya, atau kita harus menjalani lagi “hukum rimba” dan merelakan bagsa dan umat manusia lenyap dan hancur.
Rossel saat menjelaskan sistem pemerintahan federal menyinggung juga pemerintahan tunggal dunia dengan mengatakan: pemerintahan federal yang kecil semacam ini akan lebih memuluskan terwujudnya pemerintahan tunggal dunia, yang pada saat ini mustahil dapat terlaksana.
Dia berkeyakinan bahwa untuk mewujudkan dan menciptakan pemerintahan tunggal tersebut, pertama-tama dari tataran pemikiran manusia sudah harus dipersiapkan dan dijauhkan dari pengaruh promosi nasionalme. Ia menulis, promosi nasionalis harus dianggap sebagai sebuah kejahatan dan menyalahi undang-undang serta hendaknya di sekolah-sekolah tidak didoktrinkan untuk membenci bangsa-bangsa dan negara yang lain.