Ahmad Amin dari Mesir, dalam Dhuha Islam jilid ketiga telah mengutarakan unek-uneknya yang muncul dari kebenciannya terhadap Ahlu bait as dan kaum Syi'ah, dia mengatakan:"akar pemikiran Mahdawiyah yang dianut oleh kaum Syi'ah itu berasal dari keyakinan kaum Yahudi dan Kristiani dan ini adalah sebuah kebohongan".
Untuk menjawab orang seperti Ahmad Amin, Ibn Taimiyah dan yang lain, bahwa akar pemikiran seluruh akidah Syi'ah sangatlah kokoh, dimana keyakinan-keyakinan itu sudah berakar dari zaman Rasulullah saw sendiri dan memiliki hubungan dengan wahyu. Salah satu dari keyakinan tersebut adalah wujud suci Imam zaman Mahdi as, di mana keyakinan terhadap kedatangan beliau di akhir zaman memiliki akar qurani dan riwai.
Pada dasarnya harapan akan munculnya sebuah reformis di akhir masa adalah sebuah fitrah yang tidak hanya termaktub dalam kitab al-Quran saja tapi semua kitab-kitab samawi; Taurat, Injil, Zabur dan yang lain telah menyebutkannya. Dengan demikian penantian akan datangnya Imam Mahdi as merupakan keyakinan seluruh umat dan tidak khusus bagi kalangan Syi'ah belaka.